Jumat, 27 Februari 2015

MAKNA DAN POSISI SERTA URGENSI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PRAKTEK PENDIDIKAN


Selama ini bimbingan dan konseling hanya dipandang sebagai pelayanan yang diberikan kepada peserta didik yang bermasalah. Pandangan tersebut kurang tepat sebab selain menangani peserta didik yang bermasalah, bimbingan dan koseling juga berkontibusi dalam perkembangan peserta didik kearah yang lebih baik lagi. Bimbingan dan konseling dapat membantu peserta didik dalam pengenalan diri, pengenalan lingkungan dan pengambilan keputusan, serta memberikan arahan terhadap perkembangannya. Dengan demikian, bimbingan dan konseling memiliki peran yang sangat penting dalam praktek pendidikan.
Selengkapnya, Anda bisa download disini

*sumber gambar: internet

Jumat, 13 Februari 2015

Menjadi Kita

ku tak tahu kau ini makhluk semacam apa
Menunggu dalam waktu yang lama

Aku tahu kau sedang tak ingin bercanda
Aku hanya ingin sedikit mencairkan suasana

Aku tahu kau sedang menanti ‘ya’ atau ‘tidak’
Aku tahu kau hanya menginginkan ‘ya’

Mengubah ‘kamu dan aku’ menjadi kita.

-ANa-

Berdamai

Bukan berusaha sekuat tenaga untuk melupakannya, tetapi bagaimana berusaha berdamai dengan masa yang pernah ada. Karena, merupakan suatu fakta bahwa semakin kita berusaha melupakan sesuatu nyatanya bukanlah melupakannya yang kita dapatkan, melainkan segala hal tentang “sesuatu yang berusaha kita lupakan” justru semakin hadir menghantui.

Percayalah, sesulit dan sesakit apa pun suatu hal, selalu tersembunyi suatu hikmah yang luar biasa bagi setiap orang yang mau memikirkannya. Sisakanlah hati kita untuk selalu lapang dan yakin bahwa semua akan baik-baik saja.

"Keberanian menghadapi setiap masa adalah suatu kesuksesan di masa depan." –JAJ–

Dering Teleponku Membuatku Tersenyum di Pagi Hari



Pagi itu aku bangun agak kesiangan -seperti pagi-pagi sebelumnya. Ku dengar ponselku berdering. Satu pesan masuk. Tak ada nama pengirim yang tertera disana namun aku kenal dengan nomornya. Itu kamu. Ucapan salam yang aku pikir terlalu pagi untuk diucapkan oleh kamu yang tak biasa menyapaku di pagi hari.

Ku lihat jam di sudut layar ponselku, aku harus bergegas. Subuh sebentar lagi meninggalkanku. Aku pun pergi mandi. Tak ku hiraukan pesanmu itu. Aku berencana membalasnya nanti saja, siang -atau bahkan sore hari. Sudah menjadi kebiasaanku membuatmu menunggu. Dan tentu saja, menunggu sudah kamu jadikan hobi sejak lama.


***


Sabtu pagi aku tak boleh bermalas-malasan. Kuliahku memang libur tapi aku punya agenda lain yang lebih menyenangkan. Bertemu dengan adik-adik mentoring. Berbagi ilmu dengan mereka. Berbagi ... rasanya menyenangkan. Ya, menyenangkan jika kita keberadaan kita dapat membawa kebermanfaatan bagi yang lain. Seperti sabda Rasul, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."


Di tengah-tengah kebersamaan dengan adik-adikku yang luar biasa bersemangat dalam menuntut ilmu -sehingga semangat itu pun menular padaku, ponselku kembali berdering. Satu pesan diterima. Tak ada nama pengirim yang tertera disana namun aku kenal dengan nomornya. Itu kamu.


Bukan ucapan salam yang aku terima. Sebuah pesan singkat yang sebenarnya tidak cukup singkat untuk disebut sebagai pesan singkat. Pesanmu agak panjang. Aku pun sedikit sulit mencerna isinya. Ah, bukan karena banyaknya kata-kata yang ada dalam pesan itu, namun makna dari kata-kata yang tertera dalam pesan tersebut.


"Bismillahir ramaanir rahiim," dengan bacaan basmallah kamu mengawali 'percakapan'. Dalam pesan itu kamu sampaikan niat baikmu. Katamu kamu telah  meminta restu pada kedua orang tuaku, dan kini kau hanya perlu menunggu -ah, lagi-lagi menunggu- jawaban dariku. "Aku ingin menjadi imammu. Insya Allah, menjadi imam yang patuh pada aturan agama. Insya Allah dunia dan akhirat. Aku tidak sedang merayu apalagi menggombal. Sudah menjadi kewajiban seorang imam bertanggung jawab atas makmumnya, dunia dan akhirat," begitu katamu. Lalu kau bertanya apakah aku mau menjadi makmummu. Apakah aku bersedia jika kamu menjadi imamku?.

Senin, 12 Januari 2015

Percakapan Anak dan Ibu

A: Apa yang diinginkan hati seorang ibu?

I: Hati ibu? Hanya ingin kebahagiaan untuk anaknya. Tidak peduli dimana itu ... Tidak peduli bagaimana dia ... Yang penting dia bahagia.

A: Dan kebahagiaan seorang anak ada pada senyuman Ibunya ... Senyuman ibunya.

Kamis, 01 Januari 2015

Tes Unit 3 Video Mengenai Pendidikan Matematika

Geometri merupakan salah satu materi dalam matematika. Namun, kebanyakan siswa merasa kesulitan dalam mempelajari geometri, khususnya bangun ruang atau dimensi tiga. Hal tersebut salah satunya diakibatkan dari rendahnya kemampuan spasial siswa. Maka dari itu diperlukan suatu alat peraga yang dapat membantu siswa untuk memvisualisasikan dimensi tiga agar memudahkan dalam mempelajari dimensi tiga.

Alpa D3 atau Alat Peraga Dimensi 3 hadir untuk membantu teman-teman dalam mempelajari dimensi tiga dan memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan dimensi tiga :)

Check this out! ;)



Semoga bermanfaat :)

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa


Respon negatif terhadap pelajaran matematika tidak hanya disebabkan oleh siswa itu sendiri, melainkan kurangnya kemampuan guru dalam menciptakan suasana yang dapat membawa siswa tertarik pada matematika. Proses belajar mengajar matematika yang baik adalah guru harus mampu menerapkan suasana yang dapat membuat siswa antusias terhadap persoalan yang ada, sehingga mereka mampu mencoba memecahkan permasalahan. Dalam suatu kegiatan belajar-mengajar, keterlibatan siswa secara aktif mutlak diperlukan karena inti dari proses belajar-mengajar adala siswa belajar.

Ruseffendi (Windhaningsih, 2007, hlm. 2) menyatakan bahwa belajar secara aktif dapat menyebabkan ingatan menjadi lebih tahan lama dan pengetahuan menjadi lebih luas. Untuk itu diperlukan beberapa kecakapan guru untuk memilih suatu model pembelajaran yang tepat, baik untuk materi ataupun situasi dan kondisi pembelajaran. Sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat merangsang siswa untuk memperoleh kompetensi yang diharapkan. Dengan demikian siswa mampu menyelesaikan berbagai permasalahan, baik permasalahan dalam proses pembelajaran maupun permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel selengkapnya bisa Anda download disini. Semoga bermanfaat :)